Entri Populer
-
Oleh: Setia Darma Suatu akibat tertentu terkadang ditimbulkan oleh serangkaian perbuatan yang saling terkait yang menjadi faktor-faktor yang...
-
Oleh: Setia Darma 1. Pengertian Aborsi Aborsi dalam bahasa Arab disebut “ijhadh”, yang memiliki beberapa sinonim yakni; isqath (menjatuhkan...
-
BY: Setia Darma Dalam system peradilan Indonesia, pengadilan hubungan industrial termasuk pengadilan khusus dalam lapangan peradilan umum, ...
-
Oleh: Setia Darma Setiap perbuatan menimbulkan akibat, baik akibat secara langsung maupun tidak langsung. Namun, tidak semua akibat menimbul...
-
A. ITIKAD BAIK. a. Pengertian Itikad Baik bukanlah istilah atau unsur yang dikenal dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana Indone...
-
Kesalahan dapat dilihat dari sikap batin pembuat terhadap perbuatan dan akibatnya, dari adanya kesalahan dapat ditentukan adanya pertang...
-
Oleh: Setia Darma A. Pengertian Teknik adalah tata cara yang sistematis dengan didahului dengan perencaan dan perhitungan yang matang. Seda...
-
BY: SETIA DARMA Menurut friedman aliran ini timbul karena kegagalan umat manusia dalam mencari keadilan yang absolute. Kebebasan mengenai hu...
-
Oleh: Setia Darma Pengertian dari surat menurut hukum acara pidana tidak secara definitive diatur dalam satu pasal khusus, namun dari bebera...
-
A. Pendahuluan Setiap orang sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa memiliki hak-hak asasi sesuai dengan kemuliaan harkat dan martabatnya yang d...
Sabtu, 31 Januari 2009
PALESTINKU
Rabu, 03 Desember 2008
hanya cerita hati
Tidak setiap warna putih itu bersih,
karena warna putih yang menempel pada warna hitam tidak pernah dianggap bersih.
Sahabat...
tidak setiap sinar menghasilkan terang,
karena sinar yang terlalu terang hanya akan menghasilkan gelap.
Sahabat....
Hidup ini bukan sketsa hitam-putih
"Bahwa hitam adalah hitam... dan putih adalah putih..."
ITU BENAR!
Tapi..
Ada warna yang karena hatimu dan fikiranmu menjadikannya lebih berwarna dan lebih bermakna dari sekedar hitam dan putih.
Kamis, 13 November 2008
Apakah pernikahan sirri sah?
Seorang teman bertanya: "Apakah pernikahan sirri itu sah?".
Jadi, bagaimana dengan status anaknya?. ya... jangan ditanya sudah pasti ia memiliki ayah dan ibu, cara membuat akte lahirnya?.. Hm... itu juga gampang, pada umumnya bidan tempat ia dilahirkan melayani pembuatan surat kenal lahir, ini memang tidak sama dengan akte, tapi setidaknya dalam perkembangannya ia memiliki fungsi yang sama. Tapi, tidak bisa dipungkiri, bahwa akan sulit bagi si anak untuk membuat akte kelahiran, tanpa surat nikah kedua orang tuanya.
Selasa, 11 November 2008
Sharing aja
Pada kondisi 'rapuh' cari penasehat paling baik, untuk mengembalikan kekuatanmu atau setidaknya untuk mengembalikanmu 'padamu'. Hm.. biasanya aku akan SMS seorang teman, atau beberapa orang teman untuk mengirimku sebuah SMS nasehat, terserah apapun itu, biasa menjadi 'suplemen' yang cukup manjur.
Aku yakin, setiap kita punya sahabat. jadi tidak terlalu sulit untuk mengirimkan sebuah SMS "terkadang kita terjebak pada rasa lelah dan putus asa. Tolong kirim aku sebuah nasehat"!.
Enggan untuk itu?, masih ada solusi lain. Cari buku terbaik tentang motivasi yang kamu punya! dan bacalah! atau buku lain yang cukup menarik membuatmu kembali bangkit
up!, kalau memang tidak ada, solusinya... YA BELI.tapi, tidak selalu kita menyiapkan budget lebih untuk membeli bukukan?. Baiklah!, kita ma'afkan 'diri sendiri'. Mari kita pergi ke Toko buku apa saja.. Gramedia, kharisma, gunung agung, MD Shop book store dll (Untuk para manager pemasaran toko buku yang kusebut, aku minta ma'af.. he...).
Ngapain ke Toko buku?, BACA!. Pergilah kebagian buku psikologi (atau karya umum, sesuai toko bukunya). DAN BACALAH DISANA!!!.
Hm... Kondisi rapuh itu, ujian sekaligus tempaan untuk lebih baik dan lebih kuat. Tapi, semua Tergantung bagaimana kita memandangnya.
"kebahagiaan itu adalah keputusan" kata Mario Teguh (tau Mario Teguhkan? :)).Aku setuju!, kita yang putuskan untuk bahagia atau tidak!.Kebahagiaan tidak datang karena suatu alasan dan tidak menjadi 'kado' dari sebuah syarat!. Kita tidak perlu menunggu apapun untuk bahagia!.
Jadi, bahagialah dengan apa yang kau miliki!. Syukuri setiap hal kecil yang dapat kau rengkuh dan semua hal sederhana yang dianugrahkan padamu.
Rabu, 05 November 2008
Barack si Anak menteng
"anak menteng" sebagian televisi swasta menyebutnya, tidak terlalu aneh jika 'sedikit kebanggaan' itu hadir, mengingat ia sempat menjadi bagian dari indonesia, menjadi sahabat anak indonesia (dimasanya) dan dapat berbahasa Indonesia.. (setidaknya jika sempat ia akan menjadi presiden amerika pertama yang dapat mengobrol dengan anak-anak indonesia dalam bahasa "ibu").
Ada banyak harapan yang dilayangkan banyak pihak menyambut kemenangannya. mulai dari kebijakan ekonomi yang lebih "soft" dan kebijakan lain yang "lebih bijak" untuk negara-negara islam yang telah lama terdholimi oleh negara paman syam tersebut.
Tapi tentunya kita perlu bersabar untuk melihat "harapan" tersebut menjadi real. Walau kita tidak pernah bisa memaksa jika seandainya semua "harapan" itu tidak pernah terwujud. Tich... kita sudah biasa, setidaknya kita masyarakat Indonesia sudah sangat biasa.. bahwa harapan pada penguasa hanyalah "uforia".
Tentu tulisan ini tidak untuk mengajak anda "beramai-ramai pesimis", tapi menyiap kan diri untuk kecewa lebih baik dari "terlalu berharap" bahagia (he... dipastikan penulis tidak sedang trauma pada penguasa).
Kita lanjutkan, masih tentang presiden kulit hitam pertama di AS ini. dia menjadi pemenang yang dipilih tidak hanya oleh mereka yang berkulit hitam, tapi juga oleh masyarakat kulit putih AS. Mengejutkan!, sekaligus mengangumkan!. Bagaimana tidak!, lahir dengan tanpa sejarah "politik", bukan dari keluarga penghuni gedung putih, tapi ia menjadi orang nomor satu disana.
DIHARI ULANG TAHUN KAKAKKU....
SEMOGA UMURMU BERKAH DAN LANGKAHMU MAKIN BERMAKNA
Sayang..
Allah tidak pernah salah kau ada disini... meniti umurmu tarikan demi tarikan, langkah demi langkah bukanlah suatu kebetulan. Tapi, karena Allah memutuskan agar kau ada disini... menjadi bagian dari kefanaan ini.
diatas kefanaan ini kau yang memutuskan untuk menjadi penerang... pewarna yang indah.. pewangi atau menjadi bagian dari kisah putih hitam dunia ini.
Sayang...
Hari ini adalah bilangan Tahun sejak pertama kau menjadi bagian dari kefanaan ini. Hari ini bukan untuk kita rayakan dengan tawa atau kita hujani hadian dan ucapan "selamat". Tapi, kita jadikan moment ini untuk menata kembali orientasi diri sebab pada bilangan ini hitungan pertanggungjawaban kita bertambah.
Sayang..
Dulu kau benar!, ketika kau menangis dilahirkan didunia ini, kau benar saat kau enggan membuka matamu saat pertama disini... sebab duni tak senyaman "rahim bunda". Dunia memang dusta, kemunafikan, kedholiman, kecurangan, kebencian, dendam, pembunuhan, pemerkosaan... semua hal tentang "kisah hitam" ada disini. Tapi sayang.... dunia juga penuh warna cinta, rindu, perjuangan.. yang dapat menjadi pilihan untuk kita nikmati dan kita syukuri sejauh kita tidak mengingkari Allah.
Jumat, 31 Oktober 2008
hukum tidak mati
Tidak!, bukan itu, maksudku temanku benar... bahwa terkadang tidak ada kepastian hukum bagi pelaku kejahatan "kerah putih". Tapi tentu kita tidak bisa begitu saja mengatakan "hukum telah mati", itu tidak bijak menurut saya. karena kalau kita bicara soal "hukum itu mati", maka konteksnya "hukum itu mati" (siapa yang berani bilang hukum punya nyawa? :)....). Oke, kita tidak perlu memperdebatkan penggunaan "kiasan" tersebut, kita anggap semua mengerti apa yang dimaksud dengan istilah "hukum itu mati", "mati" dalam arti fungsi dan perannya, sepakat?. Yang perlu kita lihat adalah penegaknya, orang- orang yang terkait erat pada pengaturan, pengawasan dan penegakannya.
Hukum adalah aturan yang tidak akan punya arti jika para penegaknya tidak "menegakkannya", hukum hanya sebuah alat, perlu orang-orang yang "tidak mati hatinya" untuk menjadikan hukum berfungsi sebagaimana mestinya. Siapa mereka?
Itu yang perlu kita yakini...(yakini?..). ya, yang perlu kita yakini karena memang sangat sulit untuk kita cari, jadi setidaknya hari ini kita yakini bahwa para penegak yang tidak mati hanya itu ada. Mereka da adiantra oarang-orang yang "mati hatinya", kita hanya berdoa' agar dia akan muncul kepermukaan untuk jujur dalam menegakkan hukum dan mendedikasikan ilmu dan kemampuannya untuk menegakkan keadilan.
Apapun tanggapan anda, setidaknya aku yakin bahwa masih ada "mereka" yang sungguh-sungguh tulus dan jujur menegakkan keadilan, tapi untuk lebih 'vocal' dan muncul kepermukaan, mereka butuh bantuan dan dukungan kita semua. Oleh sebab itu, aku dengan yakin memastikan bahwa "hukum tidak mati". Jadi bagaiman kalau kita berjalan seiring satukan langkah dalam bidang apapun anda untuk "menghidupkan hukum", mulailah kita dengan "diri sendiri" untuk jujur dan menolak kekayaan yang datang dari 'jalan' yang tidak BENAR. bagaimana, setuju?